www.pantaupublik.id – Padang, 5-6 Desember 2025 — Himpunan Mahasiswa Teknik Otomotif (Himoto) Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang menggelar program pelayanan masyarakat berupa service gratis untuk kendaraan roda dua. Program ini ditujukan kepada masyarakat yang terkena dampak bencana banjir dan longsor yang baru-baru ini melanda beberapa daerah di Sumatera Barat.
Kegiatan berlangsung selama dua hari yang bertempat di Lapangan Parkiran Fakultas Teknik UNP. Para mahasiswa melakukan berbagai layanan mulai dari pemeriksaan mesin, pengecekan rem, hingga penggantian oli untuk memastikan kondisi kendaraan masyarakat bisa pulih kembali.
Ketua Himoto, Aulia Iqbal, menekankan bahwa ini adalah bentuk dukungan nyata dari mahasiswa otomotif untuk membantu masyarakat. “Banyak kendaraan yang mengalami kerusakan akibat banjir. Harapan kami adalah memudahkan mobilitas warga pascabencana,” kata Iqbal.
Kepala Departemen Teknik Otomotif FT UNP, Wawan Purwanto, Ph.D, memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama dalam aspek industri dan inovasi. “Kegiatan ini menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya berfokus pada akademik tetapi juga berperan aktif dalam masyarakat,” ujarnya.
Kerja sama dengan Honda Hayati Sumatera Barat menghadirkan teknisi berpengalaman untuk membantu mahasiswa dalam proses servis kendaraan. Kolaborasi ini diharapkan dapat berlanjut sebagai bentuk samarbej kampus dan industri yang saling menguntungkan.
Program ini mendapatkan respons positif dari masyarakat dan dianggap sebagai langkah penting dalam pengabdian mahasiswa yang berdampak langsung bagi korban bencana. Ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan Service Gratis untuk Masyarakat Terdampak Bencana
Kegiatan service gratis ini muncul sebagai respons terhadap kondisi darurat yang dihadapi masyarakat. Banyaknya kendaraan yang terendam air menyebabkan banyak warga kehilangan akses mobilitas. Aktivitas ini mendorong mahasiswa untuk turun langsung dan memberikan bantuan.
Aulia Iqbal juga menambahkan, tujuan utama dari kegiatan adalah untuk membangkitkan semangat komunitas pascabencana. Makna solidaritas dan kepedulian yang ditunjukkan mahasiswa diharapkan dapat membantu peningkatan rasa kebersamaan di antara warga sekitar.
Penyuluhan tentang pentingnya perawatan kendaraan juga dilakukan selama kegiatan berlangsung. Ini bertujuan agar masyarakat lebih memahami cara merawat kendaraan mereka, sehingga dapat mengurangi risiko kerusakan di masa depan.
Para mahasiswa berinovasi dengan memberikan edukasi dasar terkait perawatan kendaraan kepada pengguna. Dengan begitu, masyarakat juga bisa lebih mandiri dalam merawat kendaraannya setelah kegiatan ini usai.
Pesan moral dari kegiatan ini adalah bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat sangat penting. Dalam situasi kritis, solidaritas dari semua pihak dapat membantu proses pemulihan lebih cepat dan efisien.
Rencana Ke Depan untuk Program Serupa
Keberhasilan program ini mendorong Himoto dan Fakultas Teknik UNP untuk merencanakan kegiatan serupa di masa mendatang. Langkah ini dirasa penting untuk memastikan bahwa warga mendapat bantuan yang dibutuhkan sesegera mungkin setelah bencana. Kegiatan ini juga akan terus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
Pihak universitas berencana untuk menjalin hubungan yang lebih erat dengan industri otomotif. Dengan demikian, mahasiswa dapat terus mendapatkan pengalaman langsung dan pengetahuan yang berharga. Kerja sama ini tidak hanya menguntungkan mahasiswa, tetapi juga masyarakat luas.
Program pelayanan masyarakat diharapkan dapat menjadi agenda rutin. Dengan adanya penjadwalan yang terorganisir, masyarakat dapat dengan mudah mengakses layanan ini ketika mereka membutuhkannya. Inisiatif ini akan memperkuat hubungan antara universitas dan komunitas sekitar.
Selain pengetahuannya tentang teknik otomotif, mahasiswa juga akan dilatih dalam soft skills. Ini mencakup keterampilan komunikasi dan manajemen krisis, yang sangat dibutuhkan dalam situasi darurat.
Inisiatif ini menegaskan komitmen universitas sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada akademis, tetapi juga tanggap terhadap isu-isu sosial dan kemanusiaan. Diharapkan, lebih banyak mahasiswa dapat terinspirasi untuk berkontribusi aktif dalam masyarakat.
Kesimpulan dan Harapan untuk Masyarakat
Program service gratis yang dilakukan oleh Himoto dan Honda Hayati Sumatera Barat berhasil memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak. Ini adalah contoh nyata bagaimana mahasiswa bisa berkontribusi kepada lingkungan. Masyarakat menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap inisiatif ini.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan muncul kesadaran dan kepedulian yang lebih besar. Pentingnya menjaga keberadaan kendaraan dalam kondisi baik menjadi salah satu fokus utama, terutama di daerah yang rawan bencana.
Melihat dampak positif dari kegiatan ini, menjadi harapan sehingga kegiatan serupa dapat berlanjut di masa depan. Ini bukan hanya tentang memberikan layanan, tetapi juga membangun hubungan yang solid antara mahasiswa dan masyarakat.
Partisipasi aktif dalam kegiatan sosial mendemonstrasikan bahwa mahasiswa bukan hanya calon profesional, tetapi juga sosok yang memiliki jiwa sosial tinggi. Ini adalah kunci untuk membangun masyarakat yang lebih baik dan solid.
Kegiatan ini membuka jalan bagi dialog berkelanjutan tentang bagaimana pendidikan dan industri dapat bersinergi demi kebaikan masyarakat. Dengan memanfaatkan pengetahuan dan keterampilan, mahasiswa bisa memberikan kontribusi yang lebih berarti untuk keberlangsungan masyarakat.


