www.pantaupublik.id – Di Kabupaten Kepulauan Sula, sektor olahraga, khususnya sepak bola, mulai mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) setempat, Maulana Usia, S.Pd.I., M.Pd.I, baru-baru ini menyampaikan pentingnya melibatkan semua pihak dalam penyelenggaraan kejuaraan sepak bola untuk memastikan kualitas dan keberhasilan acara tersebut.
Maulana Usia, yang sering dipanggil Bang Maul, menegaskan agar penyelenggara kejuaraan melampirkan pemberitahuan kepada PSSI serta Dispora. Hal ini diharapkan dapat memfasilitasi dalam memenuhi berbagai standar yang telah ditetapkan, seperti perangkat pertandingan dan pelatih yang berkualitas.
Dalam pernyataannya pada Senin, 19 Januari 2026, Bang Maul membahas tidak hanya tentang kejuaraan sepak bola yang akan berlangsung, tetapi juga persiapan untuk ajang olahraga selanjutnya, seperti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) yang dijadwalkan di Morotai.
Kejuaraan Sepak Bola Piala Pelajar akan menjadi salah satu sorotan penting di Kepulauan Sula. Diharapkan, kejuaraan ini akan diikuti oleh para siswa dari sekolah-sekolah menengah atas dan sederajat, sehingga bisa menciptakan wadah bagi para atlet muda untuk menunjukkan bakat dan mengejar prestasi.
Bang Maul menginstruksikan agar penyelenggara kejuaraan memperhatikan kualitas acara dengan serius. Ini meliputi semua aspek teknis, dari perangkat pertandingan hingga pelatih, agar tujuan utama dari kejuaraan tersebut dapat tercapai.
Pentingnya Melampirkan Pemberitahuan ke PSSI dan Dispora
Bang Maul menekankan bahwa melampirkan pemberitahuan tersebut adalah langkah yang krusial. Hal ini bertujuan agar semua kejuaraan yang diselenggarakan di Kepulauan Sula memenuhi kriteria yang ditetapkan. Dengan demikian, kualitas acara bisa terjaga dan lebih profesional.
Pemberitahuan ini juga akan mencakup berbagai detail penting, termasuk informasi tentang wasit yang akan bertugas. Keterlibatan wasit yang berpengalaman dan terpercaya menjadi salah satu kunci keberhasilan kejuaraan.
Bukan hanya itu, pelatih juga berperan penting dalam mempersiapkan para atlet menjelang kejuaraan. Dengan adanya pelatih yang berkualitas, diharapkan para peserta bisa mendapatkan bimbingan yang tepat dan sesuai harapan.
Dengan strategi ini, Bang Maul percaya bahwa sepak bola di Kepulauan Sula akan semakin berkembang dan mendapatkan tempat di hati masyarakat. Masyarakat pun diajak untuk lebih aktif mendukung berbagai kegiatan yang ada.
Persiapan untuk Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda)
Menghadapi Popda 2026, Dispora Sula tengah mempersiapkan beberapa program pelatihan. Program-program tersebut dirancang khusus untuk menyiapkan para atlet di delapan cabang olahraga, termasuk sepak bola dan voli.
Maulana mengungkapkan bahwa dalam Popda kali ini, Sula menargetkan hasil yang lebih baik dibandingkan sebelumnya. Untuk itu, persiapan yang matang sangat diperlukan agar dapat bersaing dengan daerah lain.
Pelatihan daerah (Pelatda) yang sedang digelar akan melibatkan banyak atlet dan pelatih di berbagai cabang olahraga. Sekitar 150 orang diharapkan akan berangkat, termasuk atlet dari cabang pencak silat, bola voli, dan tentunya sepak bola.
Bang Maul menambahkan bahwa Dispora akan membuka seleksi khusus untuk seorang pelatih sepak bola. Ini adalah langkah strategis untuk memastikan bahwa tim yang akan tampil di Popda benar-benar siap dan memiliki pelatih yang kompeten.
Pengelolaan Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kepulauan Sula
Selain mengimbau penyelenggara kejuaraan, Bang Maul juga memberikan perhatian khusus kepada Sekolah Sepak Bola (SSB) di wilayahnya. Ia menyarankan agar pengelola SSB mendaftarkan klub mereka ke Dispora untuk mendapatkan dukungan yang lebih baik.
Pendaftaran ini penting agar Dispora bisa memberikan pembinaan serta fasilitas yang diperlukan untuk pengembangan bakat para atlet muda. Dengan cara ini, keberlanjutan program pengembangan sepak bola regional bisa terjaga.
Komitmen Bang Maul untuk mendukung olahraga di Kepulauan Sula terlihat jelas dari berbagai langkah yang diambil. Ia berusaha menjalin koneksi antara atlet, pelatih, dan badan olahraga yang lebih besar untuk meningkatkan standart kualitas.
Adanya kesadaran kolektif di antara semua pemangku kepentingan akan membawa dampak positif untuk perkembangan sepak bola di daerah ini. Dengan mempromosikan kerja sama, diharapkan semakin banyak talenta baru yang muncul dari Kepulauan Sula.
Harapan untuk Kejuaraan Liga Ramadhan Pelajar
Samsul Umasangadji, pihak yang menyelenggarakan kejuaraan Sepak Bola Piala Pelajar, menyatakan bahwa mereka sudah mengajukan semua pemberitahuan yang diperlukan. Ini menunjukkan keseriusan panitia dalam menyelenggarakan acara dengan baik dan sesuai standar.
Kedepannya, mereka juga berencana menggelar Kejuaraan Sepak Bola Liga Ramadhan Pelajar. Acara ini diharapkan akan menjadi ajang bagi sekolah-sekolah di Kabupaten Kepulauan Sula untuk berkompetisi dalam suasana yang positif dan penuh semangat.
Satu langkah ini menunjukkan bahwa olahraga, terutama sepak bola, tidak hanya berfungsi sebagai wadah perlombaan. Lebih dari itu, sepak bola turut menjalin kebersamaan dan mempererat hubungan di antara generasi muda dalam komunitas.
Seluruh inisiatif ini menunjukkan komitmen pemerintah setempat untuk memajukan dunia olahraga di Kepulauan Sula. Di harapkan semua elemen masyarakat bisa mendukung kegiatan ini agar kejuaraan yang digelar bisa berjalan dengan baik.


