www.pantaupublik.id – Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Al Ikhlas Kota Pariaman telah berhasil menyelesaikan Bimbingan Manasik Haji untuk 68 jemaah. Pelaksanaan ini meliputi 18 kali pertemuan dari periode September 2025 hingga Februari 2026, diakhiri pada 19 Sya’ban 1447 Hijriyyah.
Panitia penyelenggara menyampaikan harapan agar segala usaha ini senantiasa mendapatkan Rahmat dan Ridho Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Dalam momen penutupan dan evaluasi ini, Romi Sastra, mewakili pengurus, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penyempurnaan dalam bimbingan dan pendampingan bagi semua jemaah.
Lebih lanjut, mereka menjelaskan bahwa Manasik Haji diselenggarakan sebagai persiapan menuju musim haji 1447 Hijriyah. Komitmen dalam memberikan dukungan serta motivasi kepada para Jemaah Calon Haji (JCH) menjadi satu prinsip yang selalu dijunjung tinggi oleh KBIHU Al Ikhlas.
Kegiatan Bimbingan Manasik Haji dan Persiapannya
Cara penyelenggaraan bimbingan ini tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga praktik yang realistik. Semua jemaah dipandu oleh pembimbing yang berpengalaman dan bersertifikat, termasuk mereka yang pernah aktif di Madinah dalam Pelayanan Ibadah Haji.
KBIHU Al Ikhlas berusaha memperkenalkan diri kepada masyarakat luas agar lebih mengenal lokasi mereka. Terletak strategis di pusat Kota Pariaman, dapat diakses mudah dari Padang serta wilayah sekitarnya, alamatnya adalah Jalan Nan Tongga Nomor 94, Desa Pauh Timur.
Fasilitas yang disiapkan untuk kegiatan ini termasuk ruang kelas ber-AC dengan dukungan multimedia, miniatur Ka’bah, serta sarana praktik yang nyaman. Jemaah juga menerima berbagai peralatan seperti buku, modul, makalah, serta snack, untuk mendukung pembelajaran mereka.
Kedatangan Para Pembimbing dan Pimpinan KBIHU
Dalam kegiatan ini, beberapa pembimbing dari KBIHU Al Ikhlas turut hadir untuk memberi dukungan langsung. Diantaranya adalah Muhammad Sabir, S.Pd, yang secara aktif mendampingi jemaah selama sesi manasik.
Buya Zulkifli Zakaria, Ketua Komisi Fatwa Kota Pariaman, bersama Ustadz Amrullah Farhan, juga turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. Mereka mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran dan keberhasilan acara yang berlangsung dengan baik.
Pimpinan KBIHU Al Ikhlas, H. Ardianalis, menyatakan bahwa 68 orang jemaah yang mengikuti program ini menunjukkan kesungguhan yang tinggi. Masing-masing jemaah berkomitmen untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan tuntunan Al-Qur’an dan Sunnah.
Proses Evaluasi dan Penutupan Kegiatan Manasik Haji
Kegiatan diakhiri dengan post-test sebagai evaluasi akhir bagi seluruh jemaah. Penyerahan sertifikat manasik juga menjadi momen penting yang menandai keberhasilan setiap individu dalam mengikuti program ini.
Setiap jemaah diberikan sertifikat sebagai pengakuan atas usaha dan dedikasi mereka selama mengikuti bimbingan. Hal ini memberikan motivasi lebih bagi mereka untuk melaksanakan ibadah haji dengan sebaik-baiknya di masa depan.
Melalui kegiatan bimbingan ini, harapan agar para jemaah dapat menjalankan ibadah haji secara khusyuk dan sesuai dengan ajaran agama menjadi semakin nyata. Semangat untuk belajar dan berlatih selalu dinyatakan di setiap sesi yang dijalani.


