www.pantaupublik.id – Padang, 4 Desember 2025 – Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Padang (FK UNP) baru-baru ini mengadakan kunjungan audiensi yang bertujuan untuk menjalin hubungan baik dengan Pengurus Wilayah Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Sumatera Barat. Kunjungan ini merupakan bagian dari strategi besar FK UNP dalam upaya pendirian Program Studi Kedokteran Gigi di universitas tersebut.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Dekan FK UNP, Dr. dr. Rika Susanti, Sp.F.M.Subsp.E.M (K), yang didampingi tim khusus yang bertugas untuk proses pendirian program tersebut. Rombongan disambut secara hangat oleh Ketua Pengwil PDGI Sumatera Barat, Dr. drg. Citra Lestari, MDSc., Sp.Perio, bersama dengan jajaran pengurus dan pembina lainnya.
Selain itu, Dekan FKG Universitas Baiturrahmah, Dr. drg. Yenita Alamsyah, M.Kes juga turut hadir dalam pertemuan ini, menunjukkan dukungan yang kuat untuk pengembangan pendidikan kedokteran gigi di Sumatera Barat. Diskusi di antara mereka berfokus pada potensi kolaborasi serta langkah-langkah yang diperlukan untuk mendirikan program studi yang berkelanjutan dan berkualitas.
Dalam dialog tersebut, berbagai peluang kerja sama dibahas, meliputi aspek sumber daya manusia dan fasilitas yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Semua pihak sepakat bahwa kolaborasi ini akan mendorong terciptanya dokter gigi profesional yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Sebagai penutup, kerja sama yang terjalin diharapkan dapat membawa dampak positif bagi kesehatan gigi dan mulut masyarakat, khususnya di daerah Sumatera Barat. Kegiatan ini mencerminkan komitmen FK UNP untuk terus berkontribusi dalam peningkatan mutu pendidikan dan kesehatan masyarakat.
Keberhasilan dari Kolaborasi antara FK UNP dan PDGI
Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat jaringan profesional dokter gigi di wilayah Sumatera Barat. Dengan adanya program studi yang akan didirikan, FK UNP berambisi untuk menjadi pusat pendidikan yang mencetak lulusan berkualitas tinggi.
Pendekatan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan akan tenaga kesehatan yang khususnya dalam bidang kedokteran gigi. Melalui pendidikan yang terintegrasi, diharapkan lulusan dapat beradaptasi dengan berbagai tantangan yang ada di dunia medis saat ini.
Selain pendidikan, kolaborasi ini juga memberikan peluang untuk melakukan penelitian bersama yang berfokus pada isu-isu kesehatan masyarakat. Hal ini penting, mengingat tantangan kesehatan gigi dan mulut yang masih mengemuka di masyarakat.
Dengan melibatkan berbagai pihak, diharapkan hasil penelitian dapat digunakan untuk merumuskan kebijakan kesehatan yang lebih efektif. Kerja sama yang terjalin bisa menjadikan Sumatera Barat sebagai model dalam pengembangan pendidikan kedokteran gigi di Indonesia.
Pentingnya Pendidikan Kedokteran Gigi di Sumatera Barat
Pendidikan kedokteran gigi sangat vital, mengingat peran penting dokter gigi dalam menjaga kesehatan masyarakat. Di Sumatera Barat, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan terkait kesehatan gigi dan mulut masyarakat.
Situasi ini menuntut kehadiran dokter gigi yang profesional dan berkompeten. Dengan adanya program studi yang direncanakan, diharapkan keahlian dan pengetahuan mahasiswa akan meningkat secara signifikan.
Secara keseluruhan, program kedokteran gigi tidak hanya untuk mencetak lulusan yang siap praktik, tetapi juga untuk menyebarkan pengetahuan kesehatan kepada masyarakat. Hal ini menjadi tanggung jawab bersama yang perlu didukung oleh berbagai pihak.
Di samping itu, program ini juga berpotensi menarik perhatian mahasiswa dari luar daerah. Dengan reputasi pendidikan yang baik, FK UNP dapat menjadi pilihan utama bagi calon mahasiswa yang ingin menekuni bidang kedokteran gigi.
Strategi Pembangunan Sarana dan Prasarana Pendidikan
Dalam mendirikan program studi kedokteran gigi ini, FK UNP perlu melakukan persiapan yang matang mengenai sarana dan prasarana pendidikan. Infrastruktur yang memadai menjadi salah satu faktor kunci dalam keberhasilan pendidikan.
Pembangunan fasilitas yang sesuai dengan standar pendidikan kedokteran gigi akan memberikan pengalaman terbaik bagi mahasiswa. Hal ini juga akan menjadi daya tarik tersendiri bagi calon mahasiswa yang tertarik untuk bergabung.
Selain itu, pengadaan alat dan bahan ajar yang berkualitas juga harus menjadi perhatian. Dengan fasilitas yang lengkap, mahasiswa dapat belajar dan berlatih dengan lebih efektif, sehingga pada akhirnya akan melahirkan dokter gigi yang berkompeten.
Pentingnya kolaborasi dengan pihak-pihak terkait juga tak bisa diabaikan. Kerjasama dengan PDGI dan institusi kesehatan lainnya sangat berperan dalam pengembangan sarana prasarana yang diperlukan untuk program ini.


