www.pantaupublik.id – Taman Kanak-Kanak Pertiwi Kota Sawahlunto baru-baru ini mengadakan kegiatan menarik yang berfokus pada eksplorasi alam terbuka. Kegiatan ini berlangsung di Sikabu, Desa Kubang Utara, Lembah Segar, pada Rabu, 10 Desember 2025, dan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta interaksi sosial anak-anak.
Kepala Sekolah TK Pertiwi, Yusmarita, menjelaskan bahwa kegiatan di luar ruangan ini merupakan bagian dari program bulanan yang telah dirancang. Melalui aktivitas ini, anak-anak diharapkan dapat memahami lingkungan sekitar dan sekaligus membangun keterampilan sosial dengan teman-teman mereka.
Yusmarita menjelaskan, “Kali ini kami memilih lokasi alam terbuka untuk memberikan pengalaman berbeda kepada anak-anak. Mereka berkesempatan untuk bermain sambil belajar menanam pohon penghijauan bersama pembina pramuka dari Kwarcab Kota Sawahlunto.”
Pentingnya Kegiatan Bermain di Alam Terbuka bagi Anak-Anak
Kegiatan bermain di alam terbuka memiliki sejumlah manfaat penting bagi perkembangan anak. Salah satu manfaat utama adalah pengembangan fisik, yang mencakup keterampilan motorik dan kesehatan yang lebih baik. Anak-anak dapat bergerak leluasa, berlari, dan melompat, yang sangat baik untuk pertumbuhan mereka.
Selain itu, bermain di luar rumah juga membantu mengembangkan kreativitas dan imajinasi anak. Ketika berada di alam, mereka didorong untuk berinteraksi dengan berbagai elemen di lingkungan sekitar, seperti tanaman, hewan, dan cuaca, yang menambah pengalaman belajar mereka secara menyenangkan.
Interaksi sosial juga menjadi satu aspek krusial dalam kegiatan di luar ruangan. Saat bermain bersama teman-teman, anak-anak belajar untuk berbagi, bekerja sama, dan berkomunikasi, yang merupakan keterampilan penting dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini juga membantu membangun rasa percaya diri mereka.
Partisipasi Orang Tua dan Guru dalam Kegiatan Pendidikan Anak
Peran orang tua dan guru sangat penting dalam mendukung kegiatan ini. Dalam konteks TK Pertiwi, dukungan dari orang tua sangat dirasakan saat anak-anak berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kehadiran mereka menambah semangat dan kehangatan bagi para peserta.
Para guru, seperti Candra Pertiwi, Fitri Andayani, dan Nelda YC Yulia, juga berkontribusi besar dengan menyiapkan aktivitas dan memastikan anak-anak merasa nyaman dan aman selama kegiatan. Mereka membimbing anak-anak dengan penuh perhatian, sehingga setiap momen menjadi berharga.
Kegiatan ini sejatinya bukan hanya sekadar bermain, tetapi juga merupakan momen pembelajaran di mana anak-anak dapat merasakan realitas di luar kelas. Hal ini menciptakan pengalaman yang tak terlupakan bagi mereka.
Menanam Pohon Sebagai Bentuk Pendidikan Lingkungan Sejak Dini
Salah satu kegiatan yang menonjol dalam acara ini adalah menanam pohon penghijauan. Aktivitas ini tidak hanya mengajarkan anak-anak tentang lingkungan, tetapi juga memberi mereka tanggung jawab terhadap kelestarian alam. Hal ini menjadi bagian dari pendidikan lingkungan yang sangat penting di usia dini.
Dengan menanam pohon, anak-anak belajar tentang pentingnya menjaga lingkungan dan memahami bagaimana setiap pohon berkontribusi pada kehidupan di bumi. Mereka juga merasa bangga dapat berkontribusi pada upaya penghijauan dan pelestarian lingkungan.
Yusmarita menegaskan, “Kegiatan menanam pohon ini sangat berarti bagi kita semua. Kami percaya bahwa pendidikan lingkungan harus ditanamkan sejak kecil agar mereka tumbuh menjadi generasi yang peduli terhadap alam.”


